No Other ( drabble)

CYMERA_20140917_080315

 

 

KyuWook

 

@mie2ryeofishy

Drabble

 

Cast :

  • Cho Kyuhyun (24th) Penyanyi Solo
  • Kim Ryeowook (27th) Manajer Kyuhyun

Rated/Genre : T / Romance

Warn: YAOI/OOC/GAJE/dua diantaranya udah penah q post d grup KW pesbuk. dll…..

.

.

.

Backstage sangat ramai dengan beberapa bintang tamu beserta staffnya yang sibuk berlalu lalang dengan urusan mereka masing – masing.tak berbeda dengan Ryeowook juga sedang sibuk mencari make up artis yang biasa menangani Kyuhyun.sedang Kyuhyun sendiri terlalu sibuk dengan game ponsel memilih berdiri di sudut ruangan yang tak terlalu ramai.

 

 

“kemana sebenarnya Subin Noona,ck…aku harus mengurus rambutmu Kyu”dumelan terus terlontar dari bibir mungilnya meski tak mendapat tanggaan apapun dari Kyuhyun.dengan kesal akhirnya Ryeowook meraih sisir,berpikir merapikan sedikit lebih baik daripada melihat Kyuhyun perform dengan rambut acak –acakan.

 

 

Mati matian Ryeowook berjinjit menyetarakan tingginya dengan Kyuhyun.mau dipaksa sekeras apapun Ryeowook tetap saja kesusahan,meski begitu mulutnya enggan meminta Kyuhyun merubah posisi.

 

 

Berjinjit setinggi yang bisa di lakukan tanpa Ryeowook sadari Kyuhyun menekuk lututnya dalam diam.’eh,aku sampai…. ternyata aku tak terlalu pendek’batin Ryeowook.

 

 

Jadilah Ryeowook yang belum menyadari posisi Kyuhyun melanjutkan kegiatannya.setelah selesai dan Ryeowook bersiap pergi tangan Kyuhyun langsung menggamit lengan Ryeowook.”lain kali katakan saja,aku akan lakukan apapun untukmu”tatapan Ryeowook berubah horror saat menyadari tingginya setara dengan Kyuhyun.

 

 

“tunggu aku disini dan jangan berhimpitan dengan staff lain arra”barulah setelah Kyuhyun meluruskan lagi kakinya Ryeowook menyadari posisi mereka.

 

 

”sial,kukira…..

 

.

.

.

 

Di dalam mobil yang berhenti tepat di depan gedung apartmen Kyuhyun,Ryeowook sibuk dengan semua perlengkapan bawaannya,menolak tawaran Kyuhyun yang berniat membantu.’kau seorang artis,tak pantas membawa beban berat seperti ini’Kyuhyun masih bisa mengingat jelas alasan tak masuk akal yang dilontarkan Ryeowook.

 

 

Berakhirlah sekarang Kyuhyun menatap malas Ryeowook yang kesusahan mengangkat semua perlengkapannya.ia yang dasarnya sangat menghargai Ryeowook tak akan saggup menjatuhkan harga diri Ryeowook,memilih diam demi kebaikan bersama.

 

 

Dalam perjalan ke dalam gedung tak hentinya Kyuhyun melirik Ryeowook memastikan dia masih berjalan tepat dibelakangnya.sampai didalam lift segera Ryeowook menjatuhkan barang bawaan dan duduk berselonjor menunggu lift sampai di lantai paling atas.

 

 

Lift berdenting sebelum berhenti dengan pintu yang perlahan terbuka.Kyuhyun bersiap melangkah dengan ekor mata melirik kearah Ryeowook.saat itu juga Kyuhyun mengumpat dalam hati.’haishh…tadi menolak bantuan ku dan sekarang aku harus membawa semuanya’.

 

 

Semuanya yang dimmaksud Kyuhyun disini itu membawa perlengkapannya beserta Ryeowook yang dengan damai mendengkur dalam posisi duduk.

 

.

.

.

 

“sewa maid saja”

 

“tidak,kita bersihkan sendiri”

 

“aku lelah”

 

“kau hanya perlu mencuci bajumu,sisanya aku yang lakukan”memutar bola mata jengan melihat betapa semangatnya Ryeowook sampai ngotot membersihkan apartmen sendiri,sekali lagi menolak tawaran Kyuhyun mentah mentah.

 

 

Hari libur yang di impikan Kyuhyun sirna saat dirinya harus terkurung dalam apartmen tepatnya didepann mesin cuci.suara berisik terdengar di ruang utama,yakin Ryeowook mulai acara bersih bersihnya Kyuhyun memilih memasang earphone mendengar nyanyian Ryeowook yang ia rekam diam diam lebih baik daripada mendengar betapa ributnya Ryeowook yang memulai aksi bersih bersihnya.

 

 

Sambil menenteng cucian bersih dan kering Kyuhyun berjalan memasuki tempat setrika,tatapannya mengedar melihat vacum cleaner yang berada tepat didepan kamarnya,ruang utama memang sudah bersih tapi firasat sesuatu yang buruk terjadi membuat Kyuhyun meninggalkan begitu saja cuciannya.

 

 

“hahh….dasar merepotkan”dan benar dugaan Kyuhyun,bukannya semua bisa selesai semudah yang dibicarakan Ryeowook.nyatanya kamar Kyuhyun masih sama berantakannya masih ditambah Ryeowook yang sudah tepar telentang memenuhi ranjang Kyuhyun.

 

.

.

.

 

Matahari sudah bersinar terik di luar sana,sedang di dalam kamar yang didominasi warna ungu muda dengan perabotan khas laki laki tertata rapi.Kyuhyun baru saja terbangun oleh sinar matahari yang mengganggu tidur lelapnya.meski sudah sadar tapi mata enggan terbuka,tangannya meraih sisi lain ranjang,’kosong’.mata Kyuhyun langsung terbuka sempurna,dengan langkah terseok karna terlalu cepat bangun tanpa menyesuaikan diri ia melangkah keluar kamar.”yaa…sudah ku bilang berapa kali,aku tak suka bangun tanpa kau disisiku”serunya entah pada siapa karna memang tak ada manusia lain yang berada di tempat yang sama dengannya.”sial,kemana dia”masih sempoyongan Kyuhyun melangkah,mengecek semua ruangan memastikan keberadaannya.”baby….kau dimana…baby…-panggilannya terjawab oleh secarik kertas yang ditempel tepat di pintu kulkas.

 

 

‘belanja’satu kata yang sanggup menghancurkan pagi Kyuhyun.

 

 

Tak mau ambil resiko Ryeowook marah melihatnya belum bersih,Kyuhyun memilih masuk kembali dalam kamar.keluar setelah yakin tubuhnya sudah bersih.

 

 

“kau masih disini?ku kira sudah keluar saat aku kembali,tak mau menghabiskan hari liburmu di luar?”mendumel,Kyuhyun enggan menjawab rentetan pertanyaan Ryeowook memilih mendudukkan diri di sofa panjang dengan psp menemaninya.”hey….kau marah?aku hanya belanja sebentar”

 

 

“aku bilang aku tak suka kau…

 

 

“ayolah,aku bukan namjamu yang harus selalu menemani tidurmu ingat”Kyuhyun bersiap membantah tapi keburu Ryeowook meneruskan kalimatnya.”jangan manja Kyuhyun…”

 

 

“yaa….pertama aku tidak manja,kedua aku sudah memintamu berkali kali untuk menjadi namjaku.tak ada penolakan Ryeowook”Ryeowook bersungut meninggalkan Kyuhyun tanpa berminat meladeninya.sedang Kyuhyun yang sudah tak mood dengan gamenya memilih mengikuti Ryeowook.berjalan perlahan sebelum menarik tubuh Ryeowook yang membelakanginya ke dalam pelukan.

 

 

“Kyuhyun hentikan…

 

“apa…biasanya kau tak menolak”

 

“cukup Kyu,ini keterlaluan”

 

“aku tak peduli –setelahnya Kyuhyun membalik tubuh Ryeowook dan memagut bibirnya.-lagi…?”goda Kyuhyun,dan yang terjadi berikutnya Ryeowook yang mulai mencoba mendominasi Kyuhyun.

 

.

.

.cut

 

a/n :q sedang gila,gtw knp bisa post beginian/geplakpala

Diproteksi: Dark Chap 8 End

Konten ini diproteksi dengan kata sandi. Untuk melihatnya cukup masukkan kata sandi Anda di bawah ini:

By mie2ryeosom Posted in Dark

Diproteksi: Dark Chap 7

Konten ini diproteksi dengan kata sandi. Untuk melihatnya cukup masukkan kata sandi Anda di bawah ini:

By mie2ryeosom Posted in Dark

Heartquake ‘Flasback A”

10649818_852696061428291_7886212912214425845_n

HeartQuake

@mie2ryeofishy

 .

.

.

Cast :

  • Kim Ryeowook ( 19th)
  • Cho Kyuhyun ( 18th)
  • Lee Hyukjae ( 19th)

 

Rated/Genre : T / Hurt/Family/Friendship/Romance

Warn : Yaoi/typo/OOC/Gaje

a/n : tdix q g mo publish skrng,tp berhub pas lirik knan kiri ad modem nganggur/thanks babang yg da ninggalin nie modem,jdilah q post skrng.ok mungkin kalian bingung ma jdulx.ini masih berkaitan mang yg A kmren kog.cman 1 chap nie+1 chap kedepan bkal full flasback asal mula semua kondisi seperti yg dialamin Luhan terjadi.moga kalian gak bingung ma pnjelasanku yang memang minim bgt.kalo kalian ngikutin/ngebaca dr awal kalian pasti paham ap yg q maksud.so…..Happy reading~~

.

.

.

‘Singggggg’

 

 

Suara mikrofon konslet seketika membuat seluruh penghuni sekolah serentak mengarahkan telapak tangan pada telinga masing masing.sedang sang pelaku malah memamerkan senyum lima jari ,mata sedikit memicing dengan sedikit memiringkan kepalanya,menahan bunyi berisik melukai pendengarannya sendiri.

 

 

“Hyung….jangan arahkan mic pada soundsystem”gerutuan tak terelak saat suara bising sudah mulai menghilang.sang pelaku/Kim Ryeowook,siswa tingkat akhir ELF high school dengan wajah horor melempar mic sumber masalah pada teman terdekatnya.Ryeowook siswa berbakat dengan berbagai prestasi di bidang music,selalu bertingkah laku energik jika di beri kepercayaan,mudah juga cuci tangan jika sesuatu yang dilakukan merugikan orang lain.intinya dia siswa ceria yang sering melewati batas,disaat bersamaan juga mudah berubah cuek saat tak bisa menangani masalahnya.sangat suka melempar masalah pada orang lain/sahabatnya.

 

 

Eunhyuk menggeram marah sambil memegang mic yang dilemparkan Ryeowook.mereka hanya berdua saat memeriksa soundsystem,dan saat kejadian bising itu terjadi aula mendadak ramai dengan berpuluh puluh pasang mata menatap sinis kearahnya sedang Ryeowook sang pelaku sebenarnya bersiul santai di bawah panggung dengan memasang wajah tak berdosa andalannya.”mati kau Ryeowook!”mic masih menyala dan tepat mengarah pada si pemegang,Ryeowook yang mendengar geraman Eunhyuk memasang langkah seribu sebelum Eunhyuk benar benar menghajarnya.

 

 

Dengan kaki tak seberapa panjang Ryeowook harus berusaha extra untuk kabur dari kejaran Eunhyuk.untunglah tubuhnya hanya sebesar tubuh yeoja pada umumnya,jadi dengan mudahnya ia menerobos kerumunan siswa yang memadati aula.bersandar pada satu bilik dalam wc,Ryeowook mencoba mengatur nafas yang memburu.tawanya keluar tanpa dosa saat membayangkan wajah marah Eunhyuk.

 

 

 

“bodoh…”tawa riang itu terhenti oleh suara yang mengangetkannya,padahal dia tadi sudah memastikan jika wc sedang kosong.tentu saja ia kaget mendengar bunyi pintu terbuka dari salah satu bilik dimana muncul seorang laki laki dengan wajah angkuhnya.”apa…”Ryeowook tergagap saat ketahuan sedang menatap laki laki yang melempar tatapan tajam kearahnya,merasa risih laki laki itu segera berlalu menuju westafel menghindari tatapan Ryeowook yang malah mengikuti kemanapun ia pergi.

 

 

 

Wajah dengan ekspresi angkuh yang sangat kentara itu menatap sebal Ryeowook yang tak hentinya menatap penuh selidik kearahnya.mereka tak saling mengenal untuk saling bertegur sapa,tapi siapapun siswa disekolah ini pasti tau siapa Ryeowook,siswa Bengal yang masih dipertahankan sekolah karna prestasinya dalam bernyanyi.dan semua siswa juga tau siapa laki laki dengan wajah angkuh yang tak henti ditatap Ryeowook.”jangan bilang kau menyukaiku….-Ryeowook mengangguk,sedang lawannya menganga tak percaya tebakan asalnya memang sebuah kebenaran- kau…

 

 

“ah…emm,eh…itu….”Ryeowook gelagapan,dia tadi hanya reflek mengangguk dan sekarang lihatlah apa yang terjadi akibat anggukan polosnya.”m-maaf Kyuhyun ssi….aku tak bermaksud…

 

 

“jangan pernah menyebut namaku,anggap kita tak pernah berbicara”dengan mulut menganga tak percaya disertai tatapan yang mengiringi kepergian Kyuhyun/Cho Kyuhyun,murid jenius yang seharusnya menjadi hoobae Ryeowook,tapi mampu loncat kelas dan menyamai Ryeowook.laki laki angkuh yang tak suka bergaul dengan orang orang berisik macam Ryeowook,dan lebih senang bergaul dengan siswa yang memiliki kadar kepintaran yang sama.”sombongnya”

 

 

“YAA….siapa yang sombong,brengsek kau…..lihat karna ulahmu mereka semua menuduhku”segera Ryeowook merubah mimic wajahnya saat Eunhyuk berhasil menemukan tempat persembunyiannya.mengambil ancang ancang kabur sebelum Eunhyuk menangkapnya.

 

 

Srettt

 

 

“kena kau”berbekal kegesitan serta keluwesan yang biasa dia gunakan untuk menari,Eunhyuk berhasil menangkap Ryeowook yang berniat menyelinap keluar WC.dengan sigap Eunhyuk memiting tangan Ryeowook,mencegahnya kabur.”emm….apa yang harus kulakukan padamu Wook,kau benar benar membuatku malu kali ini”Eunhyuk memasang pose berpikir serius,mengintimidasi Ryeowook yang melancarkan serangan puppy eyes kearahnya.”Hyung~~~saranghae…”

 

 

“NO..NO…NO…”Eunhyuk menjawab dengan menggelengkan kepala dan satu jari terangkat,menolak mentah mentah apapun ucapan Ryeowook.sedang Ryeowook bersiap menyerang dengan serangan andalannya.”Hyung…”air mata buaya mulai mengalir,berujung pada kemenangan Ryeowook dan kekalahan Eunhyuk.”jangan menangis Wook,astaga…apa aku menyakitimu?”gelagapan Eunhyuk segera melepas Ryeowook.”diamlah….aku traktir makan siang ne?”seringai setan muncul dan terkuraslah uang saku Eunhyuk yang malang.

 

.

.

.

.

 

Ujian telah berlalu,siswa tingkat akhir kebanyakan mulai mengurusi segala sesuatu untuk menuju universitas impian masing masing. sebagian juga mulai sibuk merencanakan acara prom night untuk pelepasan mereka nantinya.Ryeowook dan Eunhyuk salah satu siswa yang harus mengisi acara untuk prom night.

 

 

“Hyung,pulang sekolah nanti temani aku cek sound lagi ne?”

 

 

Yang diajak bicara tengah sibuk meliukkan tubuh di pojokan kelas,berkonsentrasi pada tarian yang akan dipersembahkan di pesta prom.kesal tak ditanggapi Ryeowook mendekat,menarik tangan Eunhyuk tanpa peduli Eunhyuk yang mati matian menyeimbangkan tubuh.”yaaa….kau mau membuat tangaku patah”

 

 

“salahmu,makanya jawab ucapan..

 

 

“No…belajar dari pengalaman aku menolak berada dalam situasi yang selalu mengorbankanku”Ryeowook mendumel tentang apa salahnya,Eunhyuk menatap sinis kearahnya.”suaramu sudah bagus,kenapa mesti cek sound segala sih”

 

 

 

Lagi Ryeowook mulai melancarkan serangan,tapi kali ini Eunhyuk memilih bijak dengan segera berlari pergi.Ryeowook dibuat cengo meratapi kepergian Eunhyuk sebelum meneliti sekeliling dan menemukan Sungmin sedang sibuk dengan origami buatannya.”Hyung….

 

 

“NO”singkat,padat,jelas.bahkan sebelum ucapannya selesai Sungmin sudah langsung menolak.lagi mata dengan iris sewarna caramel itu mencari mangsa,hanya sebagian teman yang masih betah berada di dalam kelas,dan dari kebanyakan yag masih betah itu hanya beberapa yang akrab dengannya.tak putus asa sampai disana,melihat Kyuhyun duduk di pojok yang bersebrangan dengannya ,dengan buku yang menjadi focus mata,Ryeowook berjalan mengendap menghampiri Kyuhyun.

 

 

“K-Kyuhyun ssi…

 

 

Mereka benar benar tak pernah berinteraksi meski telah 1 tahun berada di kelas yang sama,Kyuhyun bukan orang yang suka membaur,dan dengan nekadnya Ryeowook malah memilih Kyuhyun yang jelas jelas tak suka padanya.lengkaplah semua penderitaan Ryeowook,diacuhkan dua teman yang paling dekat dengannya + Kyuhyun yang nekad didekatinya.

 

 

Saat panggilannya mendapat tatapan sinis yang sangat bengis,dumelan lah yang dihasilkan.“dasar setan,aku kan hanya menyapa kenapa dia manatapku seolah aku ini penjahat.setan sialan….sialan se…

 

 

Cengiran tanpa dosa kembali terpasang apik di wajah Ryeowook,ia sungguh tak menyangka Kyuhyun mendengar dumelannya,padahal jarak mereka tak terlalu dekat.dan sekarang Kyuhyun menatapnya dengan tatapan paling dingin serta mengerikan yang pernah ia lihat.”hehehe…..aku tak membicarakanmu Kyuhyun ssi…sungguh”jelas terlihat kerutan dikening Kyuhyun,sedang Ryeowook perlahan berjalan mundur siap siap kabur pastinya.”kau….”seperti biasa,demi menghindari kejadian buruk menimpa dirinya,Ryeowook sudah kabur tanpa mendengar Kyuhyun menyelesaikan ucapannya.”….ck,dasar”wajah itu masih menatap penuh kenagkuhan kepergian Ryeowook,tapi tak bisa dipungkiri sedikit terlihat cengiran mencurigakan diwajah tampan nan stoic itu.

 

.

.

.

.

 

“coba,tidak,coba,tidak,coba,tidak….”terus bibir mungil itu menggumam tak jelas,sedang dua tangannya memegang batu yang ia gunakan untuk menentukan pilihan.batu batu kecil itu terjejer rapi memanjang dari pelataran aula sampai mendekati lapangan basket.

 

 

 

“apa yang kau lakukan?”Ryeowook mendongak melihat Eunhyuk menginterupsi kegiatannya,cengiran polos tersungging di wajah manisnya.”Hyung….kau datang,aku sedang menentukan pilihan tapi batu disini terlalu banyak,eothokke?”.tanpa sadar Eunhyuk menggeplak wajahnya sendiri,harusnya dia sadar semenyebalkan apapun Ryeowook tetap saja sahabatnya itu terlalu polos untuk ia tinggalkan begitu saja.”kajja….”rela tak rela,akhirnya Eunhyuk melangkah mendekati aula dengan Ryeowook yang bersorak kegirangan dibelakangnya.

 

 

“a…a….a….”

 

“test…test…”

 

“cek….cek…”

 

 

Sekali lagi tangan Eunhyuk mendarat di wajahnya sendiri,kegeramannya sudah tingkat akut melihat kelakuan sahabat baiknya.”apa yang kau lakukan”tanya Eunhyuk dengan menekankan tiap kata penuh keseriusan.tapi yang ditanya malah berekspresi bodoh disertai cengiran polosnya”cek sound”

 

 

“HARUSNYA KAU BERNYANYI!KENAPA KAU MELAKUKAN HAL TAK PENTING MACAM ITU!!!”

 

 

Singggg’

 

 

Untuk kedua kalinya Eunhyuk menjadi tontonan,kali ini gara gara teriakannya yang mampu membuat pendengar tuli seketika.salahkan Ryeowook karna sewaktu dia berteriak Ryeowook mengarahkan mic yang dipegangnya kearah Eunhyuk.”Tuhan….tidak lagi”dengan muka polos Ryeowook bersiul menjauhi Eunhyuk.

 

.

.

.

.

 

Sehari sebelum prom seisi sekolah heboh mencari pasangan.Eunhyuk memasuki kelas dengan wajah sumringah seperti melupakan kejadian memalukan kemarin.berjalan penuh percaya diri menghampiri Ryeowook dan Sungmin yang heboh berebut origami.”daripada melakukan hal yang tidak penting lebih baik kalian mencari pasangan”Sungmin langsung melayangkan tatapan tajam penuh intimidasi pada Eunhyuk yang langsung membuat jarak diantara mereka.”perbaiki wajahmu,dan carilah pasangan lebih dulu….aku hanya tak mau kau menangis saat tak dapat pasangan”sinis Sungmin,Ryeowook tertawa terpingkal melihat derita Eunhyuk.tapi semua itu tak bertahan lama,dengan percaya diri Eunhyuk berkata, “aku sudah mengajak Eunji,dan kita akan datang bersama saat prom nanti”bangga Eunhyuk.

 

 

Ryeowook melirik Sungmin dan Eunhyuk bergantian,berharap semoga Sungmin sama sepertinya,belum mendapat pasangan.”aku yang lebih tampan darimu,tentu saja Kristal selalu mau pergi bersamaku”habislah sudah harapan Ryeowook,wajahnya di buat semiris mungkin,menatap Eunhyuk penuh permohonan.”no..no..no….aku tidak bisa bersamamu Wook,ini Prom…dan aku mau memiliki pasangan sesungguhnya”yakin Eunhyuk mengepalkan tangannya dengan seenergik mungkin.

 

 

 

“tumben kalian terpisahkan…..kau yakin akan meninggalkan adik kecilmu ini Hyukjae?”Eunhyuk menggaruk tengkuknya bingung,selama mereka berteman tak sekalipun Eunhyuk berpisah dari Ryeowook.Ryeowook lebih dari sekedar teman baginya,Ryeowook adik yang akan selalu ia jaga sampai kapanpun meski mereka tak memiliki hubungan keluarga sama sekali.”Hyung~~~”hancurlah pertahan Eunhyuk.”kau bisa selalu mengikutiku”putusnya pasrah.disatu sisi Sungmin tertawa puas.

 

.

.

.

.

 

Dengan panjang kaki yang sama sekali tak memadai Ryeowook mencoba mengintip kegiatan yang sedang berlangsung di ruang dance,mengintip Eunhyuk tepatnya.hari ini gladi bersih dan tak seorang pun yang bukan anggota klub dance di ijinkan masuk termasuk Ryeowook.mangkir dari gladi bersihnya sendiri Ryeowook malah sibuk dengan kegiatan tak penting yang sedang dilakukannya sekarang.

 

 

“hey pendek….kau perlu kaki panjang untuk pekerjaan sampinganmu itu”seketika Ryeowook berbalik melihat siapa yang telah mengejeknya.mulutnya yang sudah disiapkan untuk membalas ejekan yang ditujukan padanya malah hanya bisa terbuka tanpa kata.Kyuhyun dan dua teman yang selalu bersamanya menatap penuh ejekan kearahnya.Changmin teman Kyuhyun yang tadi mengejek Ryeowook pun semakin berniat mengejek.”mau kupinjami kakiku….pendek”Ryeowook menggeram,sedang tiga laki laki di depannya tertawa puas.

 

 

“HYUKKIE HYUNGGGGG!!!!”

 

 

Singgggg’

 

 

Tak butuh mic untuk membuat seluruh penghuni lorong disekitar Ryeowook berada mendengar teriakan nyaringnya.pintu ruang dance menjeblak terbuka dengan si pelaku penggebrakan mendelik murka.tiga laki laki yang ada dihadapan Ryeowook mengkerut ngeri,bukan karna melihat Eunhyuk yang siap meledak,lebih kepada seluruh anggota klub dance yang marah karna kegiatan mereka terganggu.”salahmu….”Kyuhyun berujar cuek meninggalkan Changmin dan Minho terpaku menunggu kesialan mereka.

 

 

 

“yaa….Cho Kyuhyun mau kemana kau,apa yang terjadi?”seru Eunhyuk yang tentu saja di acuhkan Kyuhyun yang terus melangkah pergi.”kalian apakan Ryeowook?”Eunhyuk beserta seluruh anggota klub dance mendekati Changmin dan Minho penuh intimidasi.”Minho yaa…..kita salah korban”bisik Changmin,menggamit lengan Minho sebelum berlari tunggang langgang menjauhi kejaraan Eunhyuk cs.masih ditempatnya,Ryeowook menatap bingung kejadian didepan matanya.hanya sesaat sebelum pandangan itu beralih kearah Kyuhyun berjalan tadi.”Kyuhyun ssi…”

 

.

.

.

.

 

Tragedi kejar kejaran tak elit tadi berakhir dengan menghilang secara misteriusnya Changmin dan Minho.berakhir pula dengan gagalnya gladi resik anggota klub dance.menghindari amukan Eunhyuk yang pasti akan marah padanya Ryeowook memilih menjaga jarak dengan Eunhyuk.sekarang dia duduk terpekur di kantin dengan segelas jus strawberry bernasib teraduk tak menentu ditangan Ryeowook.

 

 

 

Dari pintu masuk kantin 3 laki laki berjalan masuk setelah memesan menu makan siang mereka.Kyuhyun melenggang santai melewati Ryeowook sementara Changmin dan Minho memilih berputar agar tak terlihat Ryeowook.”kau kejam Kyuhyun….bagaimana bisa kau meninggalkan kami dengan mahluk mengerikan itu,kami bernasib sial karnanya”

 

 

“salahmu,siapa suruh mengejeknya”

 

 

“kau juga ikut tertawa tadi”

 

 

“aku juga hanya tertawa…tapi kenapa aku juga harus dikejar”Minho menyela dengan wajah leceknya.

 

 

“salah ka…

 

 

“em…a-apa kalian tau dimana Eunhyuk Hyung?”

 

 

Singgggg’

 

 

Changmin merasakan bulu tengkuknya meremang mendengar suara merdu namun telah membuat petaka pada hidupnya.Minho beringsut lebih dekat dengan Kyuhyun sementara Kyuhyun berdecih tak suka.”kau…-jari telunjuk Kyuhyun mengarah pada Ryeowook- menjauh dari kami,sial…”tak hanya Ryeowook yang tak percaya akan ucapan kasar Kyuhyun,Changmin dan Minho juga tercengang mendengar betapa tak manusiawinya ucapan Kyuhyun.

 

 

“Kyuhyun geumhane…”

 

 

“tidak,dia harus tau siapa dia dan siapa kita…..jangan sekali kali berinteraksi dengan kami.bergaul lah dengan manusia yang sama idiotnya denganmu”sorot mata beriris caramel itu jelas terluka mendengar ucapann Kyuhyun.siapapun pasti iba melihatnya.bahkan Minho dan Changmin tak habis pikir dengan perkataan Kyuhyun,mereka berdua hanya suka mengolok murid lain dalam batas wajar,bukan penghinaan macam ini.”Ryeowook ssi…..jangan dengar ucapan Kyuhyun,Eunhyuk sepertinya sedang bermain basket….kau cari saja..

 

 

“yeah kau benar,aku memang idiot….idiot yang tak bisa membela diriku sendiri saat orang lain menghinaku,terima kasih atas kejujuranmu Kyuhyun ssi…”mendadak kantin hening,mereka seakan mendengar dengan seksama ucapan Ryeowook.ucapan dari laki laki yang selama ini dianggap berlindung di belakang teman temannya untuk kebaikannya sendiri.entah darimana mana datangnya perasaan itu,rasa bersalah merasuki batin Kyuhyun,ia cukup tertohok dengan penuturan Ryeowook.padahal sebelumnya ia senang bisa menghina Ryeowook,tapi sekarang…rasa senang itu berganti dengan sebuah….penyesalan.

 

 

.

.

.

.

 

Susunan acara Prom night kacau gara gara tak hadirnya Ryeowook saat gladi bersih di klubnya,masih ditambah carut marutnya klub dance.sepanjang sisa hari berada di sekolah Ryeowook terus menjauhi Eunhyuk.mengurung diri di atap sekolah dan baru turun saat malam tiba.sepasang kaki pendek itu terus melangkah menyusuri gelapnya jalan menuju halte bis terdekat.saat sampai di halte pun tak ada orang lain yang ikut menuggu bis sepertinya,dalam diam Ryeowook menatap nyalang pemandangan taman kota yang begitu indah dari tempatnya berdiri.

 

 

“idiot….kkk….sial….kkk”kata kata itu terus menerus terucap dari bibirnya,seperti kaset rusak yang terus berputar tanpa henti.”Umma….Appa….semoga kau tuli di alam sana,jangan mendengarkan apapun tentangku…berbahagialah selalu”

 

 

Drrrttttt

 

 

 

Hyukgun call’

 

“yeob…

 

“kau dimana?”

 

“kamar,aku lelah Hyung….aku mau tidur lebih lama,jangan ganggu aku”

 

“dasar kau,aku mencarimu seharian ini”

 

“kau harus melebarkan matamu baru bisa menemukanku Hyung…”

 

“yah…yahh…terserahmulah,tidurlah…besok malam kujemput arrachi”

 

“arrra..”panggilan berakhir dan senyum miris menghapus sisa senyuman riang palsu sebelumnya.

 

 

Mengindahkan bis yang berhenti depannya,Ryeowook memilih menyebrang jalan.terus berjalan tanpa tujuan sampai berhenti di tepi sungai Han yang terbentang luas.suara merdu Ryeowook mulai terdengar,beruntunglah ia memiliki suara yang merdu,setidaknya itu dapat selalu menghiburnya saat hatinya membutuhkan ketenangan.

 

.

.

.

 

Prom Night yang sangat dinanti nanti telah berada di depan mata.menggunakan setelan resmi dengan menggandeng perempuan cantik Eunhyuk kini berdiri di depan flat Ryeowook,Eunji menggerutu disisi Eunhyuk saat tak kunjung mendapat tanggapan dari dalam.sedang Eunhyuk mulai khawatir saat terlalu lama tak juga di bukakan pintu oleh pemilik flat,langsung saja dia berlari mengintip jendela samping mengacuhkan setelan tuxedonya yang pasti akan tergores tembok.kosong,tak ada sosok Ryeowook yang biasanya hobby bergelung dibawah selimut.”Ryeowook’ah…Ryeowook’ah…”Eunhyuk yang mulai frustasi menggedor paksa flat,namun tak juga mendapat tanggapan.meninggalkan Eunji, Eunhyuk mulai berkeliling bertanya pada tetangga sekitar yang mungkin melihat kepergian Ryeowook.berkali kali menghubungi ponsel Ryeowook pun percuma,tak ada tanggapan sama sekali.

 

 

“Oppa..kajja,prom sebentar lagi akan mulai…kita…

 

 

“mianhae Eunji ahh….pergilah sendiri,aku harus mencari Ryeowook.tolong hubungi aku kalau kau mungkin melihatnya di Prom”dengan kesal Eunji berlari meninggalkan Eunhyuk,menyetop asal taxi yang lewat.

 

.

.

.

 

“Eunji ssi….bukankah harusnya Eunhyuk bersamamu?dimana dia?”Sungmin yang terheran melihat Eunji bergerombol dengan temannya mencoba menyapa.

 

 

Jelas terlihat kekesalan di wajah Eunji menanggapi pertanyaan Sungmin.”ck,jangan tanya padaku Oppa,tanyakan saja pada si biang onar itu….gara gara dia Eunhyuk Oppa tak jadi pasanganku malam ini”ucapan Eunji sontak membuat tanda tanya besar di mata orang lain yang berada disekitarnya.tak terkecuali Kyuhyun yang berdiri tak seberapa jauh dari tempat Sungmin.”apa maksudmu?Eunhyuk memilih datang bersama Ryeowook begitu?”

 

 

 

Kesal terus ditanya Eunji meneguk cepat minumannya sebelum memicingkan mata kesal.”apa yang kau pikirkan Oppa….Ryeowook itu menghilang dan Eunhyuk Oppa sibuk mencarinya puas”bukan hanya Sungmin yang kaget,tepat dibelakangnya Kyuhyun menggenggam erat gelas yang masih berisi setengah.

 

 

 

Prom party terus berlanjut,awalnya Kyuhyun tak ambil pusing dengan apa yang ia dengar mengenai Ryeowook.tapi lama kelamaan hatinya mulai resah,merasa tak tenang saat tak juga menemukan keberadaan dua orang yang tak terpisahkan itu disekitarnya.

 

 

Tak mau terus diliputi rasa bersalah Kyuhyun memutuskan meninggalkan Prom,merutuki apa yang sebenarnya ia rasa sampai hatinya bisa seresah ini.”Damn,Ryeowook”

 

 

Setelah berputar putar tak jelas disinilah Kyuhyun berada,Rumah Sakit Seoul.beruntunglah Changmin bisa di ajak bekerja sama mencarikan info selengkapnya tentang keberadaan Ryeowook.ragu Kyuhyun melangkah ke kamar inap yang di infokan Changmin.mengetuk pelan dan membuka pintu bercat putih,berjalan masuk.”apa yang kau lakukan disini?”tanggapan pertama yang diterima Kyuhyun saat seluruh tubuhnya sudah masuk dalam kamar inap Ryeowook.

 

 

“bagaimana keadaannya?”

 

 

“…buruk,kau….apa yang kau lakukan disini”

 

 

“menjenguknya”

 

 

“aku tak salah dengar kan?kalian bahkan tak saling kenal untuk saling menjenguk satu sama lain”menggaruk tengkuk ,Kyuhyun mulai kebingungan menjawab rentetan pertanyaan yang dilontarkan Eunhyuk.”a-aku…

 

 

“hahh…sudahlah,maaf aku sedang dalam situasi tak menentu saat ini”Kyuhyun tambah bingung harus berkata apa sekarang,Ryeowook terbaring tak berdaya diatas ranjang dengan selang infuse dilengan kiri dan selang oksigen di hidungnya.”apa yang terjadi padanya?”Kyuhyun tak bisa untuk tak bertanya mengenai kondisi Ryeowook,seingatnya kemarin mereka masih saling berinteraksi.

 

 

 

“seseorang menghubungiku saat Ryeowook sudah dibawa kemari,dia ditemukan pingsan di tepi sungai Han”Eunhyuk bercerita tanpa mengalihkan paandangannya pada Kyuhyun yang berdiri didekat kaki Ryeowook.”kau sendiri,kemana orangtuanya?”yang ditanya terkekeh miris,mengusap tangan Ryeowook yang tergeletak tak berdaya.”mereka pergi dua tahun lalu,Ryeowook hanya hidup sendiri.”

 

 

“….-Kyuhyun diam,sama sekali tak menduga Ryeowook bisa terlihat seceria itu meski hidup sendiri- apa itu alasan dia selalu mengikutimu?”

 

 

 

“bukan dia….aku yang selalu mengikutinya,Ryeowook sudah seperti adik kandungku….aku tak pernah bisa membiarkannya sendiri”Kyuhyun tertegun,sama sekali tak menduga hubungan orang lain bisa sedekat itu,bahka ia dan teman temannya tak pernah bepikir sampai kearah itu untuk saling mengerti kekurangan masing masing.rasa bersalah itu semakin besar saat selintas kejadian di kantin kemarin menyeruak dalam ingatan.”kau pasti salah paham padanya….dia selalu ingin berteman denganmu,maafkan dia yang mungkin membuatmu tak nyaman”

 

 

“selalu…”

 

 

“selalu….dia selalu menatapmu saat kau focus pada bukumu?saat aku bertanya alasan terus menatapmu dia hanya berkata ‘kapan dia akan menyelesaikan semua buku buku membosankan itu?’ begitu terus sampai ia mengacuhkan yang lain hanya untuk melihatmu”

 

 

“apa benar dia menyukaiku?dia gay?”

 

 

Eunhyuk bisa melihat raut jijik di wajah Kyuhyun saat mengatakannya,Euhyuk bisa paham itu.”entah aku juga tak tau….dia tak pernah membagi masalah itu padaku”Kyuhyun berjalan mundur,takut Ryeowook bangun dan terjadi sesuatu yang tak ingin dipikirkannya.sedang Eunhyuk yang dapat melihat jelas hal itu hanya bisa tersenyum getir.”kau tenang saja Kyuhyun ssi….setelah lulus nanti aku akan membawanya bersamaku,tak perlu takut dia menjadi gay dan akan menyerangmu”Kyuhyun tertohok,Eunhyuk bisa membaca apa yang ia pikirkan sampai membuatnya semakin salah tingkah.tanpa kata Kyuhyun melangkah pergi meninggalkan Eunhyuk dan Ryeowook.

 

.

.

.

.

 

Beberapa hari kemudian….

 

 

Wajah secerah matahari yang baru bersinar,serta langkah kaki yang tak terlalu lebar itu berlari menjauh dari tempat yang beberapa hari ini mengurungnya.Eunhyuk dan Sungmin terkekeh melihat tingkah kekanakan Ryeowook yang menatap penuh horror Rumah Sakit dibelakangnya.

 

 

“Ryeowook bersiaplah….kita akan berpetualang sebentar lagi”seru Eunhyuk,Ryeowook spontan menghentikan langkah melempar tatapan bingung pada Eunhyuk.”aku sudah memutuskan kita akan pergi bersama….aku bosan terus berada di Korea….kajja Kita pergi ke Beijing,kita mulai petualang kita disana”wajah yang penuh sinar cerah itu perlahan meredup,tangan saling bertaut dibelakang punggung,satu kaki bergerak maju mundur tak tentu.”aku sudah membuat keputusan….kau harus ikut denganku,aku juga tak terima penolakan”tak ada yang berkata setelahnya,sadar dia tak akan bisa hidup sendiri tanpa Eunhyuk ,Ryeowook mengangguk lemah.

 

 

Tiinnn

 

 

Klakson mobil menghentikan langkah mereka dengan kepala Kyuhyun keluar dari jendela.”Ryeowook bisa kita bicara sebentar”semua mata tertuju pada Kyuhyun,tak ada kata penolakan dari ucapan Kyuhyun.dan entah sihir darimana Ryeowook malah berjalan mendekati mobil Kyuhyun.”Kyuhyun ssi….kau mau bawa Ryeowook kemana?”Eunhyuk bersiap mengejar mobil Kyuhyun sebelum Sungmin mencekal tangannya.”mereka butuh bicara,sekali ini biarkan Ryeowook menentukan apa yang terbaik untuknya”tutur Sungmin bijak.

 

 

Tangan berwarna pucat itu mendarat di kening Ryeowook,memeriksa suhunya.”sudah lebih baik”Ryeowook yang sedetik lalu menegang karna sentuhan Kyuhyun,sekarang hanya bisa mengangguk kikuk.tak menyangka apa yang dilakukan Kyuhyun padanya.mobil Kyuhyun berhenti di parkiran taman kota,tanpa berniat turun Kyuhyun membuka seatbelt dan memposisikan tubuhnya menghadap Ryeowook.”apa benar kau…gay?”Ryeowook menegang,nafasnya seperti terputus mendengar ucapan tak terduga yang dilontarkan Kyuhyun.menunduk dalam,berfikir ini bisa jadi terakhir kali mereka bertemu Ryeowook mengangguk lemah.untuk apa berbohong toh sebentar lagi mereka tak akan berjumpa satu sama lain.

 

 

 

“aku tak menyukaimu”entah dari mana datangnya, Kyuhyun sampai bisa berkata seperti itu,membuat Ryeowook semakin menunduk dalam dengan tubuh bergetar.ucapan Kyuhyun bagai penghinaan untuk yang kesekian kalinya.”….tapi bayangan kau terluka karnaku selalu menghantui pikiranku”

 

 

“…..”

 

 

“sebelum ini aku tak pernah berpikir jika salah satu teman sekelasku seorang gay…demi tuhan kenapa bisa kau seorang…gay”

 

 

“….”

 

 

“aku tak menyukaimu,tapi….aku ingin mencoba,untuk menghilangkan rasa bersalah ini….aku akan mencoba….denganmu”Kyuhyun sama sekali tak mengerti bagaimana bisa ia mengambil tindakan sejauh ini hanya gara gara ia terbangun tengah malam dengan bayangan Ryeowook terluka karna semua ucapannya.berbeda dengan Kyuhyun,Ryeowook menganga tak percaya dengan keputusan Kyuhyun.

 

.

.

.

.

 

Sepanjang hari yang dilakukan Ryeowook setelah Kyuhyun mengantarnya pulang hanya tersenyum,dimanapun dia berada,apapun yang ia kerjakan senyum lebar terus terpampang diwajahnya.meski beberapa kali Eunhyuk yang kesal melihat tingkahnya memarahinya,tetap saja Ryeowook membalas dengan senyuman sampai Eunhyuk menjadi lebih jengkel dan meninggalkan Ryeowook sendiri masih dengan senyuman tak jelasnya.

 

 

Satu minggu berlalu begitu saja,meski hubungan mereka telah berubah tak sekalipun apa yang dibayangkan Ryeowook menjadi kenyataan.berpikir Kyuhyun akan perhatian atau setidaknya selalu bisa bertemu dengannya hanya sebuah impian.mereka bahkan tak pernah bertemu lagi sejak hari kelulusan 3 hari yang lalu.menghubungi Kyuhyun pun percuma,tak sekalipun laki laki itu merespon panggilannya.

 

 

 

Beruntunglah Eunhyuk masih berada di Korea,Ryeowook memutuskan tak ikut dengannya jadi Eunhyuk harus menunda kepergiannya hanya untuk memastikan Ryeowook melanjutkan kuliah.”aku sudah menyelesaikan semua pendaftaranmu,yah meski kau tak bisa satu universitas dengan Kyuhyun…kau tau kan dia….

 

 

“aku tidak mau kuliah Hyung”Eunhyuk melotot marah,tak disangkanya Ryeowook bisa mengambil keputusan seperti itu tanpa berbicara padanya.”wae…apa gara gara si Kyuhyun itu,kau jangan terus…

 

 

“tidak,uang penjualan rumah lamaku sudah tersisa sedikit untuk membayar biaya sekolah dan kehidupan sehari hariku.aku….aku akan bekerja saja Hyung”Eunhyuk menganga lebar tak memercayai alasan Ryeowook,sialnya dia sama sekali tak mengira uang penjualan rumah Ryeowook itu habis dalam waktu 2 tahun,yahh meski Ryeowook sudah berusaha sehemat mungkin tapi tetap saja itu tak bisa mencukupi seluruh hidupnya.”kau bisa bekerja sambil kuliah kan….biaya kuliahku akan ditanggung Appa jadi aku juga bisa bekerja dan membantumu,yahh…kita bisa melakukan itu kau harus tetap kuliah Ryeowook.”yang diajak bicara menggeleng lemah,menggenggam tangan Eunhyuk yang duduk didepannya.”jangan lakukan itu Hyung,kau harus focus pada kuliahmu…aku tau kau tak terlalu pintar-Eunhyuk menoyor kepala Ryeowook merasa tersindir,sedang Ryeowook malah terkekeh geli- mungkin aku tidak bisa kuliah tahun ini,tapi aku akan tetap mengumpulkan uang untuk biaya kuliahku tahun depan”semangat itu berkobar membara,Eunhyuk sampai terpingkal dibuatnya.

 

 

“kau yakin akan melakukan itu?”

 

 

“tentu”

 

 

“bagaimana dengan Kyuhyun?”

 

 

“dia akan mengerti…”jawab Ryeowook tak yakin,membicarakan Kyuhyun seperti membuat luka baru dihatinya.

 

 

“baiklah,lusa aku berangkat…kau harus mengantarku “

 

 

“sip”

 

.

.

.

 

To : Kyu Kyu^^

Emm…bisa kita bertemu sebentar,aku mendapat pekerjaan hari ini,aku ingin mentraktirmu

 

 

Setelah satu bulan dan tak ada komunikasi diantara mereka barulah sekarang Ryeowook berani mengirim pesan.harapannya sangat besar Kyuhyun mau membalas pesannya.seharian sudah ia menunggu,namun tetap saja tak ada balasan.

 

 

Setelah 24jam berlalu barulah pesan itu terbalas,Ryeowook yang memang menunggu semalaman langsung terjaga dan bersorak riang.

 

 

From : Kyu Kyu ^^

Dimana?

 

 

 

Pagi berikutnya Ryeowook langsung bersiap,berpikir harinya akan lebih indah membuatnya melayang.tak peduli jika ia datang jauh lebih awal dari waktu yang Kyuhyun tentukan.Ryeowook hanya tak ingin Kyuhyun kecewa saat melihatnya terlambat.bayangkan saja Ryeowook berangkat 3 jam lebih awal dari waktu jajian mereka semula.untunglah sekarang akhir pekan dan Ryeowook sedang mendapat cuti libur jadi dia bisa menghabiskan harinya luntang lantung dijalan menunggu Kyuhyun.

 

 

Satu jam lebih 20 menit dari waktu janjian mereka mobil Kyuhyun baru kelihatan darai tikungan kanan jalan.meski begitu Ryeowook tetap berwajah riang,berdiri di pinggir jalan menunggu Kyuhyun menghentikan mobilnya.

 

 

“kenapa harus di tempat seperti ini”Kyuhyun berkata tanpa bertanya kapan Ryeowook datang atau sekedar menanyakan wajahnya yang sudah semerah tomat karna terlalu lama berada di luar ruangan.tentu saja terbesit rasa kecewa dihati Ryeowook akan sikap Kyuhyun,tapi mau bagaimana lagi,dia saja sudah bersyukur Kyuhyun mau datang menemuinya.”a-aku mau mentraktirmu di kedai itu…”mata Kyuhyun mengikuti jari Ryeowook yang menunjuk sebuah kedai,matanya memicing tak suka.”kau yakin?disana?”Ryeowook mengangguk semangat tak menyadari raut jijik diwajah Kyuhyun.

 

 

Malas berdebat lebih jauh Kyuhyun melangkah dibelakang Ryeowook mengikuti langkah kaki pendek didepannya.Ryeowook yang terlalu senang tanpa sadar sedikit berlari lalu masuk begitu saja kedalam kedai,memilih tempat paling ujung setelah memesan 2 porsi untuk mereka.Kyuhyun awalnya ragu,celingukan memastikan ke higienisan makanan yang tersaji di tempat sekumuh ini sebelum mengikuti jejak Ryeowook.

 

 

“selamat makan..”

 

 

“….”tak ada jawaban dari sepasang bibir tebal itu,matanya tak melepaskan tatapan malas pada Ryeowook yang begitu semangatnya menyantap ramen.”bekerja dimana?”ucappan dingin Kyuhyun membuat Ryeowook terpaksa menelan cepat ramen yang baru disuapnya.

 

 

“café….aku

 

 

“pelayan?”

 

“ya…aku…

 

“kuliahmu?”

 

“aku bekerja di dua tempat,aku tidak…

 

“idiot”singkat,padat dan menusuk.Ryeowook bahkan langsung tak berselera pada ramennya,mengikuti jejak Kyuhyun yang menjauhkan mangkuk ramen.

 

“ma-af”bodohnya Ryeowook bisa begitu saja melontarkan kata maaf tanpa tau apa salahnya.”apa aku membuatmu….malu?”

 

“bagus kalau kau bisa berpikir”

 

“….”

 

“t-tahun depan a-aku akan k-kuliah Kyu…aku..

 

“kalau begitu temui aku tahun depan”sakit itu bertambah nyata saat Kyuhyun melangkah pergi meninggalkannya begitu saja,ia yang tak pernah menangis dihadapan orang lain sekarang tanpa bisa dicegah mengalirkan aliran jernih itu dari pelupuk matanya.”Kyuhyun ahh…”

 

 

 

Tbc

 

 

 

 

 

 

Heartquake ‘A’

10308145_851601481537749_3360918023279642203_n

 

HeartQuake

@mie2ryeofishy

 .

.

.

Cast :

  • Lu han / Kim Luhan ( 18th)
  • Cho Kyuhyun ( 36th)
  • Kim Minseok ( 20th)
  • Oh Sehun (18th)

Rated/Genre : T / Hurt/Family/Friendship/Romance

Warn : Yaoi/typo/OOC/Gaje

.

.

.

Café yang mulai sepi pengunjung saat jam tutup café semakin dekat membuat seorang laki laki muda mempercepat gerakannya,tangannya dengan lincah membersihkan meja dan menata kursi diatas meja dengan posisi terbalik,waktu memburunya untuk sampai ke tempat kerja berikutnya.Kim Luhan,laki laki kelahiran Beijing China.hampir satu tahun dirinya merantau di Negara kelahiran orang tua satu satunya yang ia miliki.obsesi menjadi penyanyi terkenal demi membantu kehidupan orang tua menjadi tekadnya untuk tetap bertahan di Korea,melakukan beberapa pekerjaan paruh waktu demi membiayai kehidupannya selama berada di Korea juga demi satu satunya orangtua yang menunggunya di Beijing.

 

 

 

Black White Café adalah tempat bekerja paruh waktunya yang kedua setelah siang sampai sore hari dirinya bekerja sebagai pengantar Pizza.berjalan tergesa menuju pekerjaan ketiganya,Luhan bersiul pelan sambil mendekap tubuhnya sendiri merasakan dinginnya udara malam Kota Seoul.matanya mengedar saat sampai di depan ’ EXO Bar’ sekedar melihat pengunjung yang mulai ramai berdatangan.senyum kecil terpasang diwajah mulus nan tampannya,segera ia berlari masuk untuk memulai pekerjaan sebagai bartender.tak banyak yang bisa dia hasilkan dari semua pekerjaan paruh waktu,apalagi saat pagi sampai siang dirinya harus berada di tempat training,berlatih dance dan menyanyi demi menuju keinginan terbesarnya menjadi seorang penyanyi.

 

 

 

Dengan terampil Luhan menuang bir pada pelanggan ,senyum senantiasa terpasang apik diwajah sempurnanya.meski lelah setelah semua pekerjaan yang ia jalani,tak sedikitpun Luhan mengeluh dan berlari pulang ke Negara kelahirannya.meski rasa rindu menggerogoti hati dan pikiran,Luhan mencoba bertahan untuk seseorang paling berarti yang sangat ditunggunya.

 

 

 

Mata rusa Luhan memicing melihat laki laki yang ia kenal duduk dihadapannya,terlalu sering melihat laki laki itu disekitarnya membuat Luhan sama sekali tak terkejut karna kedatangannya.”kau datang….”

 

 

“yah…”

 

 

“bir?”

 

“No..”mendengar jawaban laki laki dihadapannya alis Luhan bertaut,menyadari keanehan yang mungkin sebentar lagi akan terungkap.”Lu….aku mencintai Minseok Hyung…bisakah kau mengalah untukku”tautan alis Luhan perlahan mengendur,tawa mengejek menggantikan raut bingung yang sempat ia pasang.”kau tahu aku tak pernah melarangmu mendekatinya….harusnya kau juga tak bisa melarangku dekat dengannya”Sehun,Oh Sehun rekan sesama training Luhan.bisa dibilang hubungan mereka lebih dari sekedar teman,sahabat mungkin jika saja tak pernah direcoki oleh rasa yang sama pada satu laki laki.mereka selalu bersama,Sehun orang pertama yang dikenal Luhan saat menginjakkan kaki di Korea,mereka selalu akur dan menjaga satu sama lain,kecuali dalam hal Minseok/Kim Minseok senior mereka yang sudah memulai debut sebagai penyanyi terlebih dulu.Minseok sosok yang ramah pada siapapun,tak jarang banyak Yeoja dan namja yang menyalah artikan keramahan Minseok.

 

 

Siapa yang tak kenal sosok Kim Minseok,bintang yang bahkan tak pernah menyimpan sinarnya untuk dirinya sendiri.sosoknya yang ramah dan mudah bergaul mampu menarik siapapun untuk memiliki keinginan dekat dengannya.

 

 

“pulanglah,besok pagi kita ada latihan dance”

 

“ck,baru jam 11 kau sudah menyuruhku pulang ke rumah sementara kau baru memulai jam malammu disini….menyebalkan”meski menggerutu Sehun bangkit dan meninggalkan Luhan.”kau selalu bisa menikmati hidupmu tuan Oh……jangan kau sia sia kan…”seru Luhan yang hanya dijawab lambaian tangan Sehun.

 

 

Berjam jam bergelut sebagai bartender dilakukan Luhan,di usianya yang seharusnya masih harus sibuk berkutat dengan bangku kuliah malah ia habiskan dengan pekerjaan paruh waktu.sekolahnya hanya sampai lulus SHS dan tak ada keinginan di diri Luhan untuk melanjutkan studynya meski sebenarnya semua penghasilannya cukup untuk itu.ada hal lain yang lebih di prioritaskan Luhan daripada melanjutkan pendidikan.

 

 

 

Saat matahari mulai memamerkan sinarnya Luhan sudah harus siap menuju tempat trainingnya.meninggalkan flat kecil di atas atap yang menjadi tempatnya berteduh.tak ingin menghabiskan uang untuk naik bis,Luhan berlari pelan menuju SM ent yang tak seberapa jauhnya dari flat yang ia sewa.sampai didepan gedung yang beberapa bulan lalu menerimanya training,Luhan tersenyum senang,senyum itu semakin lebar saat melihat van yang biasa ditumpangi Minseok parkir didepan gedung,Minseok dengan gaya casualnya melenggang menjauhi van masuk ke dalam gedung.sadar Minseok semakin berjalan jauh darinya,Luhan segera mempercepat langkah kaki menyusul Minseok,menjejeri langkahnya.

 

 

“pagi Hyung….”

 

“Lu –Minseok mengedip kaget melihat Luhan yang muncul tiba tiba disekitarnya- kau mengagetkanku”mendengar jawaban Minseok membuat Luhan menggaruk bingung tengkuknya.mimpi apa dia semalam sampai pagi harinya yang melelahkan berubah menjadi lebih indah dengan adanya Minseok.”mau latihan?”

 

 

“hah…eh,oh…n-ne Hyung….”

 

“kau sangat bekerja keras ne…”

 

“b-bukankah itu yang kau ajarkan Hyung…”Minseok yang mendengar jawaban Luhan terkikik geli,sangat aneh melihat Luhan yang biasanya penuh percaya diri mendadak berubah grogi.mereka berjalan beriringan sampai manager Minseok menegur Minseok dan membimbingnya kearah yang berlainan dengan Luhan.terpaku Luhan memerhatikan kepergian Minseok,sosok yang memberinya semangat saat tak ada orang lain yang mengerti tentangnya.’saranghae Hyung…’setiap kali mereka bertemu,dalam hati Luhan selalu mengucap kata itu,berharap suatu hari nanti ia diberi kesempatan untuk benar benar menyatakan di hadapan Minseok.

 

 

 

Sebuah tepukan di punggung membuat Luhan terlonjak kaget,sementara sang pelaku mengeluarkan cengiran tanpa dosa andalannya.”pagi ku selalu buruk saat bertemu dengamu Tuan Oh….”sindir Luhan,tapi malah membuat Sehun tertawa lebar dibuatnya.”tertawalah…..hidupmu harus selalu penuh dengan tawa Tuan Oh….”

 

 

Persahabatan mereka terbilang aneh,saling melemparkan sindiran tak jarang kata kata kasar setiap kali bertemu atau terlihat bersama.yang membuat sebagian orang semakin heran, saat mereka berdua yang notabene memiliki sifat serta kehidupan yang saling bertolak belakang bisa tetap menjalin hubungan persahabatan.

 

 

Seperti biasa,Luhan dan Sehun memang menjalani training bersama.mereka bahkan sudah dipersiapkan untuk debut sebagai duo.kemampuan bernyanyi Luhan dan menari Sehun membuat mereka saling melengkapi satu sama lain.

 

 

Pintu yang berderit terbuka membuat Luhan dan Sehun menjeda latihan.“Luhan ssi…ada yang mencarimu,kau ditunggu di lobby”Sehun yang mendengar ucapan staff SM menatap penuh tanya Luhan yang hanya menjawab dengan mengakat bahu acuh.tak ingin penasaran Luhan memilih mengikuti langkah staff SM dengan Sehun membuntuti di belakangnya.

 

 

Di lobby,Luhan mengernyit melihat sosok familiar .seseorang yang memang dikenalnya.”Hyung….”

 

 

“Lu….astaga ini benar kau?-Luhan mengangguk,merangkul Henry sepupu yang sudah lama tak dilihatnya- kau lebih kurus dari terakhir kali kita bertemu,apa kau baik?”Luhan mengangguk dengan senyum merekah diwajahnya,masih tak ingin melepas pelukan Henry.”Appa mencemaskanmu…sudah terlalu lama kau pergi Lu,aku….”

 

 

“aku baik Hyung –Luhan melepas pelukan Henry,mengabaikan raut cemas yang terpasang di wajah sepupunya itu- Mommy….bagaimana dengannya Hyung…”suaranya saat menanyakan keadaan sang Ibu sarat akan rasa sedih,cemas dan…takut.

 

 

Sehun hanya diam mendengar interaksi dua orang di depannya,tak bermaksud mengiterupsi tapi saat melihat raut sedih Luhan saat bertanya tentang keadaan sang Ibu tak urung membuat Sehun bertanya tanya.

 

 

“masih seperti saat terakhir kali kau melihatnya Lu…..pulanglah,Appa bilang kau harus melajutkan kuliahmu”memang sempat terbersit di hati Luhan untuk meraih ilmu setinggi mungkin,tapi tidak dengan cara merepotkan orang lain.meski berat Luhan menjalani kehidupannya dengan baik.”pulanglah bersamaku…..

 

 

“Hyung,Kau percaya padaku…-Henry mengernyit bingung- aku bisa menjaga diriku dan aku baik baik saja,lagipula….aku belum menemukannya…”

 

 

“dia selalu melarangmu mencarinya Lu…tak bisakah kau menurut dan ikut pulang bersamaku”mendengar percakapan yang tak semestinya ia dengar, Sehun sedikit bingung antara pergi meninggalkan Luhan dan sepupunya atau tetap diam mendengarkan.”sedikit lagi Hyung….aku akan melakukan debut dan membawa Mommy ke tempat yang lebih baik,tolong mengerti aku Hyung….”langkah Sehun terhenti,rasa tertarik akan ucapan Luhan membuatnya memilih mengurungkan niat untuk pergi

 

 

“baiklah jika itu yang kau mau….aku juga akan disini,-Luhan akan menginterupsi,namun langsung terhenti saat Henry menyambung cepat ucapannya- aku memutuskan kuliah disini Lu…”

 

 

Tak bisa mengelak lagi,Luhan mengangguk pasrah menyetujui keinginan Henry.tatapan matanya mengarah pada jam dinding yang menunjukkan waktu kerja sambilan pertamanya.tatapan itu beralih pada Sehun yang menatapnya keheranan.”Tuan Oh….tolong antar Hyungku ke flat,aku harus segera bekerja ok….”sebelum ada yang membantah dan menginnterupsi ,Luhan segera kembali ketempat latihan,membereskan tas dan langsung berlari pergi meninggalkan Sehun dan Henry dalam kecanggungan.

 

 

“yaissh….Luhan sialan”saling bertatapan saat tak sadar Sehun dan Henry mengucapkan kalimat yang sama.”err….Sehun,Oh Sehun….kajja aku antar ke flat Luhan”Henry menerima uluran tangan Sehun,mengguman menyebutkan namanya kemudian meengikuti langkah Sehun.

 

.

.

.

.

 

Baru saja Sehun memasuki rumah tapi setumpuk foto langsung di lempar didepan wajahnya,dihadapannya sang Ibu menggeram marah.dalam diam dengan wajah penuh tanya Sehun memungut satu foto yang tergeletak di ujung sepatu.

 

 

“….”merasa tak menemukan apa yang salah dengan fotonya bersama Luhan,dengan menggaruk tengkuk bingung Sehun bertanya.”apa maksud…

 

 

“sudah cukup ahjussi mu mengecewakan keluarga ini dulu Oh Sehun….bagaimana bisa kau melakukan kesalahan yang sama”Sehun masih tak mengerti,menghampiri sang Umma hanya untuk di dorong menjauh.”kau mengerikan….lupakan impian menjadi penyanyi dan lanjutkan kuliahmu di Amerika”sadar sang Umma tak main main dengan ucapannya Sehun mulai gelagapan,mana mungkin semua usahanya harus berakhir sia sia hanya karna selembar foto yang tak ia tau maksudnya.

 

 

“apa yang salah dengan foto ini Umma,dia Luhan….partnerku…kita akan memulai debut bersama”

 

 

“cihh….kau pikir Umma percaya,menjadi gay menjijikkan…jangan harap kau bisa melakukan semua itu”Sehun mematung,baru sadar dengan maksud kemarahan sang Umma.”hentikan Umma,jika memang aku seorang gay…bukan dengan dia aku jatuh cinta….

 

 

Plakkk

 

 

Mata sipit Sehun melebar tak menyangka merasakan kekerasan sang Umma yang biasanya tak pernah berlaku kasar.kakinya bersiap melangkah meninggalkan sang Umma,namun kalah cepat dengan sang Umma yang langsung menariknya memasuki kamar,menguncinya.

 

.

.

.

.

 

“sial….sial…..dimana bocah setan itu”bibir mungil itu terus menggerutu,jadwal recording mereka harus terulur lama karna keterlamabatan Sehun.tak henti Luhan mondar mandir hanya untuk mengusir kekesalannya,tak selesai disana,dengan geram Luhan beranjak meninggalkan gedung SM.

 

 

Berlari,Luhan mencoba mengingat alamat yang pernah diberikan Sehun padanya.tak menyangka membutuhkan waktu lama bagi Luhan mencari alamat Sehun,sampai di daerah yang dimaksud Sehun,Luhan hanya bisa menganga melihat rumah rumah mewah yang berjajar disekitar kompleks perumahan Sehun.”cihh….aku tak pernah menyaka dia sekaya ini”lagi Luhan mendumel,mencoba mencari nomor rumah Sehun.

 

 

Letih setelah semalaman bekerja Luhan masih mencoba mencari rumah Sehun,sampai diperempatan ia yang tak terlalu focus berjalan harus beradu dengan mobil yang melaju dari arah berlawanan.beruntung sang pengendara dalam kondisi focus hingga hanya menyerempet Luhan sebelum membanting setir kearah yang berlawanan dengan Luhan.Luhan jatuh terduduk dengan luka lecet di lengan,sementara si pengendara turun menghampirinya.

 

 

“mianheyo…..mianhae….”Luhan yang merasa itu salahnya membungkukkan tubuhnya di depan pemilik mobil,menunggu umpatan umpatan kasar yang mungkin akan terlontarkan.tapi semua yang ia tunggu tak kunjung terjadi,malah sepasang lengan membantunya untuk berdiri tegap.

 

 

 

Wajah Luhan yang semula penuh rasa bersalah berubah mengeras saat melihat siapa yang tengah menolongnya,tangannya mengepal sampai membuat buku jarinya memutih tak memedulikan luka di lengannya,bahkan Luhan sama sekali tak menyembunyikan raut ketidaksukaan melihat sosok laki laki dihadapannya.tak sampai berhenti disitu,masih di mobil yang sama keluar seorang perempuan yang membuat emosi Luhan semakin tak terkendali.sorot matanya tak bisa menyembunyikan seberapa besar kemarahan yang ia simpan untuk laki laki yang berdiri bingung di depannya.

 

 

 

“gwenchanayo….

 

 

“Oppa….jangan pedulikan dia,kita yang rugi disini”Luhan berdecih,saat ucapan laki laki dihadapannya terpotong ucapan wanita yang masih setia berdiri di sebelah mobil.”jangan pedulikan dia….ayo aku akan mengantarmu ke rumah sakit”bukan menerima niat baik orang yang menabraknya,Luhan malah menepis tangan si pengendara dan berjalan tertatih menjauh dari seseorang yang sempat ingin dicarinya namun berakhir manjadi seseorang yang paling ia benci.menyadari harusnya ia menuruti keinginan sang ibu untuk menghilangkan niatan mencari seseorang yang berasal dari masa lalu.

 

 

Terpaksa membolos dari kerja paruh waktunya demi pencariannya yang belum tersampai.akhirnya rumah Sehun yang luas dan megah persis berada didepannya.setelah menutup lukanya dengan menyembunyikan dibalik jaket Luhan melangkah mendekat,meminta izin penjaga untuk bertemu Sehun.

 

 

 

“sial,susah sekali menemuinya”gerutu Luhan saat keinginannya tak langsung terkabul,penjaga yang menjaga rumah Sehun tak langsung menyuruhnya masuk setelah ia menyampaikan maksud kedatangannya,Luhan masih harus berdiri menunggu instruksi sang penjaga.

 

 

Sampai beberapa menit kemudia Luhan baru bisa memasuki rumah megah yang membuatnya menggumam kagum.berdiri di ruang tamu tanpa ada yang mempersilahkannya duduk,sampai sebuah langkah kaki mendekat kearahnya.melihat wanita asing yang diduganya Umma Sehun berdiri dihadapannya,Luhan membungkuk sopan.”annyeonghaseyo….naneun Kim Luhan imnida,bisakah saya bertemu Tuan Oh….maksud saya Sehun…

 

 

“aku lebih suka kau memanggilnya Tuan Oh,sangat cocok melihat kondisimu yang….-tatapan wanita yang berdiri di hadapan Luhan sangat merendahkan,seperti menilai dirinya,Luhan menyadarinya,tapi ia berusaha untuk tenang- menghawatirkan….kurasa”lagi Luhan harus menahan diri untuk tak membentak wanita yang merupakan Ibu Sehun,”maafkan saya ahjumma….bisakah saya…

 

 

“jangan harap kau bisa mengambil keuntungan dari keluarga kami,tikus sepertimu lebih cocok berada di jalanan daripada bergaul dengan putraku.kau…

 

 

“Noona….geumhane –mata Luhan membola melihat siapa orang yang menuruni tangga dan memotong ucapan Umma Sehun,lagi dia harus menahan rasa maraah yang membuncah saat perempuan tadi juga bergelayut manja pada lengan laki laki yang tadi menabraknya – kalau tau tujuanmu kemari kau tadi harus ikut denganku anak muda”

 

 

“cukup Kyuhyun…kau tak perlu beramah tamah dengan orang tak penting macam dia,-ahra,Umma Sehun memandang sengit Luhan- dengarkan aku baik baik,Sehun tak akan pernah debut denganmu dan juga….menjauh dari Sehunku…arraseo”tak perlu mendapat pengulangan,sudah cukup bagi Luhan mendapat penghinaan,jauh di dalam hati terbesit hal paling mustahil yang ia inginkan’bisakah dia mendapat pembelaan?’.merutuki pemikiran yang sudah terlalu jauh melangkah dengan cepat Luhan melangkah pergi meninggalkan tempat yang memandang rendah dirinya.

 

.

.

.

.

 

Efek kejadian buruk yang beruntun terjadi pada dirinya tak berhenti dengan pertemuannya dengan orang yang tak ia inginkan akan bertemu dalam kondisi yang tak sesuai berimbas pada hasil kerjanya.berkali kali Luhan harus menerima teguran dari manager bahkan pelanggan,satu hal yang tak pernah ia dapat selama melakukan pekerjaannya.

 

 

Sampai dirumah saat bulan sudah beranjak dari peraduannya.Henry yang semalaman cemas menunggu kepulangan Luhan tak henti mengomel dan menanyai perihal Luhan yang memang biasa pulang saat jam menunjukkan pukul 03.00 kst.sampai Henry mengeluarkan ancaman akan menyeret Luhan pulang tetap saja tak menuai reaksi,Luhan tetap diam dengan raut wajah yang mengeras menahan marah.

 

 

Tak sedikitpun bermaksud mengistirahatkan tubuhnya,Luhan segera berganti pakaian.berlari seperti biasa menuju gedung SM.mengernyit heran saat memasuki ruang dance ,tak menyangka menemukan Minseok duduk dilantai,tersenyum ceria menyambut kedatangannya.”Hyung….

 

 

“apa kau tidur cukup?kenapa wajahmu seletih ini….”

 

“emmm…..a-aku lembur semalam”

 

“kau akan debut setelah recording Lu,kurangilah kerja part time mu”

 

“nanti Hyung,setelah aku resmi debut aku akan mengurangi kerja part time ku”tidak sperti biasanya,keresahan hati Luhan bahkan tak sirna meski ia sudah bertemu Minseok.sedang Minseok yang tak pernah mendapati sikap dingin Luhan terlihat bingung,menghampiri Luhan yang memilih duduk berjauhan dengannya.”Lu,kau ….ada masalah?”

 

 

Yang terdengar dari bibir Luhan adalah kekehan hambar,Minseok semakin mengernyit bingung tapi tak ingin mengiterupsi.”hidupku memang penuh masalah Hyung…..apalagi setelah dua tahun lalu,masalah seakan tak pernah pergi dari hidupku”perlahan Luhan menatap Minseok yang duduk tepat disisinya,tak sadar sejak kapan jemarinya menelusuri wajah Minseok,sedang yang bersangkutan tetap diam membiarkan Luhan mengenali lekuk wajahnya.”kau sempurna Hyung….berbeda denganku yang selalu berteman dengan masalah”Minseok menahan tangan Luhan yang hendak beranjak dari wajahnya.”aku bersedia jika kau berniat mengenalkan masalahmu padaku…..apa kau sadar aku menyukaimu Lu”

 

 

 

Waktu seakan berhenti,ucapan frontal Minseok membuat Luhan membatu.tak yakin dengan apa yang didengarnya Luhan mulai menggumam tak jelas.”tak masalah jika kau tak memiliki rasa yang sama padaku,setidaknya aku sudah mengungkapkan apa yang selama ini kurasa,itu cukup membuat beban dihatiku berkurang Lu…”

 

 

“Hyung…

 

 

“hahhh….-Minseok meregangkan tangan,tersenyum manis kearah Luhan- aku legaa….”detik berikutnya Luhan tak bisa lebih membatu dari ini saat sebuah ciuman mendarat di pipinya.tak ingin menunggu Luhan sadar dari aksi diamnya Minseok yang terkikik geli melihat raut wajah Luhan melenggang pergi meninggalkan Luhan.

 

 

“mimpi…

 

 

“mimpi apa yang kau maksud Lu?”Luhan tersedak ludahnya sendiri saat mendengar suara Sehun menginterupsi.hasrat ingin mencekik Sehun membuncah dalam hati.”Lu….mian kemarin..

 

 

“kemana saja kau?”ucapannya tak sesuai dengan harapan,entah kenapa Luhan memilih berpura pura tak terjadi sesuatu dengan keluarga Sehun kemarin.”maaf Lu,Ummaku menyebalkan kemarin….dia mengunciku di kamar,untunglah pagi ini Kyuhyun Ahjussi menyelamatkanku”

 

 

“jadi kau kemarin…

 

“maaf hyung maaf…ada kesalah pahaman kemarin,untunglah semua sudah berakhir,Kyuhyun ahjussi selalu bisa diandalkan”Luhan sangat yakin Sehun tak tau menahu perihal kemarin,tapi setiap Sehun menyebut nama ahjussinya itu cukup membuat Luhan mengenang kenangan pahit.”recording kita di tunda sampai besok,mereka memberitahuku semalam-Sehun mengangguk dan mengambil tempat yang tadi ditempati Minseok- err…Kyuhyun ahjussimu itu orang yang…bagaimana?”ingin sekali Luhan membungkam mulutnya saat entah kenapa rasa penasaran membuncah dihati,sedang Sehun sama sekali tak curiga atas pertanyaannya.

 

 

“dia pengganti Appaku Hyung-Luhan tersedak ludahnya sendiri tak menyangka ada rasa iri terbersit dihatinya- kau tau aku sudah kehilangan appaku saat aku lahir”pandangan Sehun menerawang.’aku bahkan tak pernah merasakan memiliki Daddy sejak berada dalam kandungan’batin Luhan miris.

 

 

“kau pasti kaget saat melihatnya,usianya sudah setua itu tapi belum menikah..

 

 

“belum..”Luhan tak bisa menyembunyikan rasa ingin tahunya,terlihat sangat tertarik dengan topic yang mereka bahas.

 

 

“yeah,dia baru akan menikah akhir tahun ini –berbeda dengan Sehun yang tampak senang,tubuh Luhan mengejang tanpa sepengetahuan Sehun – Seulgi Noona,aku tak terlalu menyukainya…tapi Haraboeji memaksa Kyuhyun ahjussi berhubungan dengannya.bagaimana dengan keluargamu Hyung,kau tak pernah cerita tentang mereka?”mati matian Luhan mencoba bersikap biasa saat tanpa peringatan Sehun berbalik menanyainya,tak urung otaknya dipaksa berpikir keras menimbang jawaban yang akan ia lontarkan.”kau punya Ibu kan?aku tak sengaja mendengar….

 

 

“ah,yeah….Ibu dan pamanku beserta istrinya tinggal di Beijing”

 

 

“Appamu?”

 

 

“aku….kurasa dia sudah meninggal sama seperti Appamu”

 

 

“ohh…maaf”

 

“…”

 

“bagaimana rupa Ibumu Lu?melihat sikap menyebalkanmu,apa iya Ibumu juga semenyebalkan Ibuku?”Luhan tak langsung menjawab,terkekeh pelan melihat raut kesal di wajah Sehun,dengan mengingat kejadian kemarin Luhan bisa mengerti maksud Sehun.”tidak juga,aku bahkan tak tau bagaimana aku bisa seperti ini,Mommy….orang yang sangat penyanyang serta paling pengertian .dia segala galanya bagiku”

 

 

“kau beruntung kalau begitu Lu…

 

 

“kuharap begitu”

 

 

“ne,maksudmu?”

 

 

“sudahlah,cukup bernostalgianya….kajja kita latihan”Sehun tak lagi membantah,mengikuti jejak Luhan yang mulai meliukkan tubuhnya.

 

.

.

.

.

 

 

Termenung dengan tatapan mengarah pada layar ponsel,tak hentinya Luhan tersenyum melihat orang yang ia cintai tengah perform di sebuah acara music.”Hyung…apa benar aku tadi bermimpi tentangmu yang juga menyukaiku,jika benar….aku sangat berutung memimpikan kau memiliki perasaan yang sama denganku”tanpa sadar Luhan berkata dengan satu tangan masih memegang ponsel sedang tangan satunya mengusap bekas ciuman Minseok.

 

 

 

Recording telah usai,entah bagaimana ceritanya Umma Sehun bisa menyetujui debut mereka.yang jelas setelah kejadian di rumah Sehun waktu itu,tak sekalipun Luhan mendengar Sehun mengeluhkan larangan Ummanya.proses pengambilann Video berakhir petang hari.beruntung Luhan sudah mengundurkan diri dari dua pekerjaan sambilan sebagai pengantar Pizza dan pelayan Café,menyisakan satu pekerjaan sambilan sebagai bentuk jaga jaga jika terjadi sesuatu.

 

 

Dalam perjalanan keluar dari gedung SM Luhan melihat Sehun berjalan beriringan dengan Minseok.sudut hati egoisnya ingin sekali memisahkan mereka,tapi sudut hati yang lain tak ingin melakukan itu.Sehun adalah partnernya,tak ingin menambah kesulitan saat debut sudah di depan mata membuat Luhan diam ditempat menatap kepergian sahabat serta seseorang yang amat dicintainya.

 

 

 

Hari ini pihak SM meminta mereka berdua tinggal di dorm yang sama,niat Luuhan untuk berpamitan pada Henry membuatnya mengambil jalan lain agar tak berpapasan dengan Sehun dan Minseok.berdiri menatap layar besar di sebrang jalan dimana layar itu menampilkan penyanyi idola yang sekarang sedang melejit namanya.keresahan hatinya sedikit terobati saat membayangkan suatu hari nanti wajahnyalah yang akan menghiasi layar besar itu.mengacuhkan beberapa orang yang berdiri bersamanya di halte,Luhan masih sibuk dengan berbagai halusinasinya sampai tak menyadari sebuah mobil berhenti tepat dihadapannya.

 

 

“Tuan rusa….keberatan jika aku metraktirmu?”alis Luhan bertautan mendengar suara familiar menyapanya.kepalanya sedikit miring mengintip sosok yang menyapa dalam mobil.”a….

 

 

“naiklah”pintu terbuka dari dalam tanpa menunggu Luhan menyelesaikan ucapannya.”hey,aku tak akan menculikmu……hanya ingin sedikit mengenalmu”tak salahkah apa yang masuk dalam pendengaran Luhan,sampai dia mengerjapkan mata bingung menatap Kyuhyun dengan wajah stoic yang dibalut sedikit senyum.

 

 

Tanpa menyadari apa yang terjadi Luhan sudah duduk didalam mobil yang dikendarai Kyuhyun.dalam keheningan mobil melaju membelah Seoul.tak pelak suasana canggung mengusik mereka.bagaimanapun mereka tak saling kenal,hanya insiden kecil yang tak sengaja mempertemukan mereka.

 

 

“kau…

 

 

Drrrttt

 

 

Tak sampai Kyuhyun menyelesaikan ucapannya ponsel Luhan berdering,nama ahjussinya terpampang di layar,kikuk Luhan menerima panggilan sambil sedikit melirik was was Kyuhyun.

 

 

(anggap aja mereka ngomong bhs mandarin)“paman….ada apa?”Kyuhyun yang mendengar Luhan berbicara dalam bahasa yang kebetulan ia mengerti memilih diam. “aku akan mengabari jadwal debut pertamaku,terima kasih telah mendukungku,terima kasih juga telah menjaga Mommy”mata Luhan melirik sekilas Kyuhyun yang begitu serius mengendarai mobilnya,setidaknya Kyuhyun tak mengerti apa yang mereka bicarakan-pikir Luhan.’Mommy…’-satu kata yang terus terbayang dalam benak Kyuhyun.

 

 

Mobil mewah itu berhenti di pinggir jalan tak jauh dari kedai ramen,Luhan hampir tak percaya jika tak melihat sendiri Kyuhyun melangkah memasuki kedai.mendesah pelan melihat pilihan buruk yang dituju Kyuhyun untuk tempat traktirannya.

 

 

“kau mengingatkanku pada seseorang Lu….”

 

 

Degg….gerakan Luhan yang akan duduk didepan Kyuhyun terhenti,ucapan Kyuhyun sangat terdengar mengandung sebuah makna.diamatinya Kyuhyun yang kembali memasang wajah stoicnya.”kuharap dia baik baik saja…..”

 

 

“a-apa yang ahjussi maksud?”tak tahan didera penasaran,Luhan bertanya.Kyuhyun hanya menatap Luhan sebelum menggumam ia telah memesan dua porsi ramen untuknya.”apa ini masih masalah waktu itu…”geram Luhan kembali bertanya saat jawaban Kyuhyun tak sesuai keinginannya.

 

 

“bukan….bukankah aku sudah bilang kau mengingatkanku pada seseorang.ini tempat favorit kami….maaf Lu,entah kenapa aku ingin sekali mengajakmu datang kemari sejak beberapa hari lalu”

 

 

Menganga tak percaya akan ucapan Kyuhyun,sangat tau apa yang dimaksud Kyuhyun sesungguhnya.”aku tak menyangka seleramu jelek ahjussi….kedai ramen?apa bagusnya…”Kyuhyun tersenyum sekilas mendengar cibiran Luhan,salahkan hatinya yang tak tenang sejak pertama ia bertemu Luhan.semua kenangan masa lalu seperti berputar kembali saat melihat Luhan di pertemuan pertama mereka.”sebenarnya aku tak suka ramen….tapi karna dia menyukainya,aku hanya diam dan mengikutinya”baru saja Luhan akan menyuap ramen yang sudah tersaji didepannya,tapi harus rela tersedak kuah ramen saat mendengar cerita Kyuhyun.

 

 

“apa dia yang ahjussi maksud perempuan yang waktu itu?”

 

 

“….”

 

“tak ada jawaban ku anggap iya”

 

 

“teruskan makanmu…..hahh,lupakan ucapanku”…’semudah itukah….kau melupakannya terlalu mudah’batin Luhan,dalam diam menghabiskan ramen sementara Kyuhyun memilih mengaduk asal ramennya.’andai aku bisa melihatmu untuk terakhir kali sebelum aku menerima nasib burukku’ –harap Kyuhyun.

 

.

.

.

.

 

“yaa!aku rela pindah kemari dan kau malah meninggalkanku”

 

 

“Hyung aku…

 

“kau kelewatan Kim Luhan”

 

“Hyung….

 

“aku akan pulang jika kau pergi dari sini”

 

“ok..”

 

“Yaa!!”

 

 

Perdebatan mereka tak ada habisnya,Henry terus merengek sejak pertama Luhan bercerita tentang kepindahannya.sebenarnya berat bagi Luhan meninggalkan Henry sendiri,tapi ini demi sukses yang ingin diraihnya.meski berat Luhan tak ingin menyerah,berharap Henry akan mengerti keadaannya.

 

.

.

.

.

 

“Lu lihat….teaser kita langsung jadi (anggap aja masuk TTWW)”

 

“emm…”

 

“yaa…bersemangatlah,dua hari lagi dan kita akan memulai debut sebenarnya”

 

 

Mendengus geli melihat Sehun yang terlalu bersemangat.sudah lebih satu minggu mereka menempati dorm yang sama,berarti sudah satu minggu berlalu sejak pertemuannya dengan Kyuhyun.sebenarnya Luhan ingin menanyakan perihal Kyuhyun pada Sehun,tapi selalu ditahannya karna jadwal mereka yang mulai padat,bahkan Luhan sampai berhenti dari kerja malamnya.dua hari sebelum debut mereka diberi kelongggaran jadwal,itulah yang membuat mereka berdua jadi pengangguran kurang kerjaan yang menghabiskan waktu dengan bergelung dibalik selimut atau nongkrong di depan laptop memeriksa tanggapan masyarakat tentang debut mereka.

 

 

Dirasa Sehun dalam kondisi yang baik,Luhan bertekad menanyakan apa yang membuatnya penasaran sejak berbincang dengan Kyuhyun pekan lalu.”Tuan Oh….-Sehun mengalihkan tatapannya dari laptop pada Luhan- kau tau alasan ahjussimu….emm…tidak segera menikah?”Luhan sempat bingung dengan kosakata yang ia gunakan untuk membuat Sehun tak mencurigai pertanyaannya.

 

 

“molla…..tak ada yang pernah bercerita tentang itu padaku”jawab Sehun cuek,sementara Luhan mendesah kecewa.”tapi Umma sempat bilang sesuatu yang berhubungan dengan……gay,kalau saja umma tau aku mencintai Minseok Hyung…matilah aku”sedetik lalu wajah Luhan menegang,sebelum kembali seperti semula saat mendengar gurauan Sehun.

 

 

 

“kalau begitu mundurlah dengan damai…..aku berjanji akan memperpanjang umurmu”gurau Luhan sambil meninggalkan Sehun yang menatap cengo kearahnya.”yakkk!!!langkahi dulu mayatku baru kau bisa mendapatkan Minseok hyung”seru Sehun sambil mengejar Luhan.Sehun sama sekali tak menyangka Luhan bersembunyi dibalik pintu dan langsung menjegal langkahnya saat ia lewat.dengan santai pula Luhan melangkahi tubuh Sehun yang terbaring tak elit beralas dinginnya lantai.”sudah….sekarang menyerahlah”

 

 

“yakkkk…..rusa sialan beraninya kau!!”

 

.

.

.

.

 

 

Ditempat lain,tepatnya didalam sebuah ruangan mewah yang didesain untuk pimpinan perusahaan.Kyuhyun duduk sambil menatap sebuah foto.matanya mengerling dari foto yang ia pegang dan foto yang terpajang di meja kerjanya.jika boleh memilih,ingin sekali Kyuhyun terperangkap dalam masa lalu,masa dimana ia bisa bahagia dengan cintanya.

 

 

“hiduplah dengan baik,berbahagialah selalu”lirih Kyuhyun,tangannya menelusuri lekuk wajaah seseorang yang berpose imut dalam foto bersamanya.

 

.

.

.

.

 

Gegap gempita pers yang bersiap mewawancarai mereka tak terhindarkan.rasa gugup tentu sangat kentara di wajah dua laki laki yang akan memulai debut pertamanya.Sehun bahkan sudah berputar putar mengehampiri staff dan manager hanya untuk bertanya tentang cocok tidaknya kostum yang ia kenakan.sedang Luhan sedikit berbeda dari Sehun,bukan ia tak senang debutnya akan dimulai hanya saja sejak bangun dari tidur sampai detik ini hatinya terus gelisah,pikirannya bahkan tak focus dengan prescon yang akan mereka lakukan.bayangan sang Ibu selalu melintas dalam benaknya.

 

 

Drrrrtttt

 

 

Sehun mengernyit tak suka mendengar ponsel Luhan berdering,dengan enggan memberikan ponsel yang tergeletak di meja rias pada Luhan.”terima dengan cepat Lu….debut kita sedang menanti”tak menjawab Sehun,Luhan memilih beranjak ke tempat sepi setelah membaca id penelpon.

 

 

Ketegangan di wajah staff yang bertugas menyelenggarakan presscon serta Sehun sangat jelas terlihat.Presscon sudah di depan mata dan salah satu member dari duo itu menghilang entah kemana.tak jarang Sehun mendengar staff yang mengumpat Luhan serta mencaci makinya.ingin Sehun berbalik mengumpat staff itu jika tak sadar Luhan juga menghancurkan impiannya.

 

 

 

Tubuh Sehun bergetar menahan amarah,semua sudah berakhir.pihak SM menggagalkan debut mereka karna ketidak profesionalan Luhan.sampai detik ini tak ada sedikitpun kabar yang Sehun dapatkan.dengan gontai ia melangkah meninggalkan tempat dimana semua impiannya hancur dalam sekejap.

 

 

“sialan kau Lu”

 

 

 

 

Tbc/end

 

 

Ad yg mw gabung grup BBM?

Invinite me 7d35510b a/n : q cma terima yg selalu ngereview ffq y?ozt grup ini q buat memang untuk bgi2in password ffq.

Rasanya aneh bikin ff tnpa ada Ryeowook didalamnya.butuh waktu lama proses bkin nie ff TTTT….smoga aj feelx dpt/gak yakin.

Kalian pasti bisa nebak clue2 yg da betebaran disini kan?/semoga

Next chap bakal berPW so….review guys~~

Diproteksi: Dark Chap 6

Konten ini diproteksi dengan kata sandi. Untuk melihatnya cukup masukkan kata sandi Anda di bawah ini:

By mie2ryeosom Posted in Dark

All About Ryeowook ‘Yewook Ver.’

CYMERA_20140823_230719

.

.

.

YEWOOK

All About Ryeowook ‘YW Ver.’

Support Cast : member Syuju

Warn :GAJE/TYPO/OOC/YAOI

Rated : T

#HappyYesungDay

#HappyYesungDay

#HappyYesungDay

#HappyYesungDay

#HappyYesungDay

 

 

a/n:sumpah nie ff q btx tuh tepat pkl 23.10,ngebutt euyy..lngsung cuss post/maksa,jd maklumin aj lok tingkat kegajeanku semakin meraja lela disini.Yewook shipper,q mrindukan kalian/pelukinatu2.sbnerx g mau bkin drabble aneh mcem nie,tp lok respon ok rncnaku bt kmbli bkin ff yewook bkal q lnjutin.so…rview guys ^^

.

.

.

.

Di dalam ruang dance tiga namja dalam posisi yang berbeda.Eunhyuk memilih sibuk dengan gadgetnya sementara Donghae dengan sabar mendengar semua keluh kesah dongsaeng tersayangnya.

 

 

“jadi intinya kau menghilangkan hadiah itu…

 

“aku lupa meletakkan dimana Hyung….”dan sejak beberapa menit lalu obrolan mereka tak beranjak dari penyangkalan Ryeowook.

 

“kau selalu tau Jongwoon Hyung tak akan pernah menerima alasan macam itu kan?”

 

“eothokke….Help me Hyung~”

 

 

Ingin sekali Doghae melempar Eunhyuk dengan sepatu, melihat tak ada sama sekali sedikit bantuan yang Eunhyuk berikan untuk masalah yang sedang dialami Ryeowook.apalagi jika bukan tentang hadiah yang terlupakan.

 

.

.

.

 

Malam semakin sunyi saat tak banyak lagi manusia hilir mudik memenuhi pinggiran sungai Han tempat Ryeowook berada sekarang.harap harap cemas tangannya saling mengepal menunggu seseorang yang sekarang tengah marah padanya.

 

 

“ada apa…”tentu saja Ryeowook sangat mengenal suara berat,penuh penekanan masih ditambah ekspresi dinginnya.dihadapannya,Jongwoon berdiri dengan dua tangan berada dalam saku celana.

 

“H-hyung…..aku mau

 

“langsung saja..”

 

“maaf….

 

“untuk..

 

“h-hadiah…

 

“lalu…

 

“….”tak ada jawaban,Ryeowook sudah tertunduk dalam, takut dengan sikap dingin Jongwoon.tapi semua tak selalu sesuai dengan dugaan,apalagi saat dimana Jongwoon meraih tubuh Ryeowook dan memeluknya.”apa aku pernah bisa marah padamu?”

 

“…”lagi Ryeowook tak menjawab,hanya bisa membatin ‘marah sih tidak,yang jelas tak akan ada hadiah lagi untukku’

 

“apa masih lama…..sampai kapan kami harus sembunyi”dan teguran Donghae yang dengan wajah polosnya keluar dari balik pohon bersama Jongjin memisahkan pelukan mereka.

 

 

 

End

 

 

All About Ryeowook

CYMERA_20140820_192029

.

.

.

KYUWOOK

All About Ryeowook

@mie2ryeofishy

Support Cast : All member SJ

Rated : T

Genre : Romance

Warn :OOC/YAOI/GAJE/TYPO

a/n : /mikirdulu…CCTM chap ending + Dark chap 5 tu niatnya gak q password,jd kalian gak usah mnta password buat dua ff itu,cuman y gt…q mnta respon kalian buat drabble ini,lok responnya ok q bkal buka dua ff itu tnpa password.

.

.

.

.

 

Suasana di dalam Dorm Super Junior mendadak sunyi,tak ada yang mengerti apa yang terjadi.padahal semua member sedang berkumpul hanya saja tumben sekali tak ada kegaduhan yang tercipta.dua member tertua beserta Kangin sedang sibuk berceloteh tentang pengalaman wamil mereka.Zhoumi,Henry dan Kyuhyun sedang battle game.Sungmin,Shindong,Siwon sibuk mencoba resep baru.Eunhyuk sibuk memamerkan dance baru untuk persiapan album mereka,sedang Donghae yang sudah gatal ingin mencoba dance barunya harus merelakan diri menjadi tempat bergelayut Ryeowook yang entah kenapa tak mau bergabung dengan Sungmin malah lebih memilih merecoki Donghae.

 

 

“ayolah Hae…kau harus mencoba ini”ajak Eunhyuk heboh sendiri,sedang Donghae hanya mengedikkan bahu,enggan menjawab saat Ryeowook semakin menempel erat padanya.

 

Mengerti akan situasi sulit Donghae,Eunhyuk berniat membujuk Ryeowook.”Wookie….apa kau tak ingin memasak,lihatlah Sungmin Hyung sedang mencoba resep temuannya”

 

 

“….”

 

“kau sakit?”Donghae mulai cemas saat Ryeowook tak juga menjawab,malah semakin erat memeluknya.”Yaa!Kyuhyun…kau apakan Dongsaengku”geram Donghae,bersama Eunhyuk mencoba mengintimidasi Kyuhyun melalui tatapannya.

 

 

Permainan game langsung dalam mode pause saat suara Donghae terdengar menggema seisi ruangan.Kyuhyun beranjak dan menghampiri Ryeowook,mengacuhkan Donghae.perlu usaha keras bagi Kyuhyun melepas tubuh Ryeowook yang menempel erat pada Donghae.tapi sekeras apapun usaha itu tak akan berhasil saat dengan kesungguhan hati tak ada niat sedikitpun Ryeowook melepaskan diri dari tubuh Donghae.

 

 

“Ryeong….berhenti memeluk Donghae,kalau kau ingin peluk sini peluk aku”ucapan Kyuhyun langsung mendapat hadiah beruntun dari Eunhyuk dan Donghae.”sopan pada yang lebih tua magnae…”geram Eunhyuk,tapi hanya sesaat sebelum beringsut menjauh saat Kyuhyun menghujamnya dengan tatapan yang lebih tajam.

 

 

“Wookie lihatlah,resep baru Sungmin berhasil”demi mendamaikan suasana,Shindong yang tak pernah suka berbagi terutama makanan,menawarkan makanannya pada Ryeowook,tapi sayang Ryeowook sama sekali tak berminat meski Sungmin dan Siwon juga ikut membujuknya.

 

 

Rasanya tubuh Donghae sesak saat pelukan Ryeowook semakin mengetat ditubuhnya,tapi apa dayanya,dia tak akan pernah tega membentak Ryeowook ,sekalipun Ryeowook membuatnya seperti ini,diam tak bisa bergerak.

 

 

“Wookie….kau kenapa?kau tak lelah memeluk Donghae terus seperti itu”kali ini Leeteuk mencoba membujuk,tapi semuanya berakhir sia sia,menyisakan Kyuhyun yang mengerang frustasi.keinginan menarik paksa tubuh Ryeowook dari Donghae mulai mendominasi,dan untunglah sebelum niatnya benar benar terlaksana Henry dan Zhoumi segera bertindak menjauhkah tubuh Kyuhyun dari Ryeowook.

 

 

“Bocah….kau salah makan?”sang diva turun tangan,hanya berhasil membuat Ryeowook melirik sekilas sebelum bergumam pelan yang hanya bisa didengar Donghae.”Hyung….Chullie Hyung mengerikan”

 

 

“aku tau…”jawab Donghae polos yang langsung menimbulkan rasa penasaran sang Diva.”apa yang dikatakannya….dia mengataiku”dan sebelum semua berakhir ricuh,Shindong dan Siwon langsung menjauhkan Heechul dari Ryeowook.

 

 

Beberapa menit setelah semua member menyerah membujuk Ryeowook,gumaman Ryeowook terdengar Donghae.”Hyung….aku benci Kyuhyun”

 

“ne…”

 

“belum cukup memamerkan tubuhnya dihadapan fans,kenapa masih harus memposting fotonya di twitter…mengesalkan”sangat lamban otak Donghae mencerna apa maksud Ryeowook,tapi setelah otaknya bisa memahami sebuah tawa laknat terdengar menggema darinya.

 

 

“Hae….kenapa tertawa?”Sungmin bertanya penasaran yang langsung disetujui yang lain.

 

 

“YAAA!CHO KYUHYUN…..BERHENTI MEMAMERKAN PANTATMU”

 

 

Sunyi senyap,Ryeowook secara diam diam melepaskan pelukannya di tubuh Donghae dan berlari ke dalam kamar.suara tawa menggema setelahnya.Kyuhyun pundung,tapi hanya sesaat sebelum smirknya mendomiasi.

 

 

“hehehe….apa pantatku sesexy itu”

 

 

Dorm mendadak sepi lagi,semua member memilih hengkang dari pada mendengar kenarsisan mahluk berjuluk Evil itu.

 

 

 

 

End

 

Duhh….susahnya bikin drabble

Kalian mengharap apa,ini hanya drabble iseng aj kog/ngacirr

10menit jd,….ayayyy/nxengir

Maaap kalo mengecewakan/bow